Plastik dan semua hasil olahannya telah menjadi bagian kehidupan keseharian manusia.

Contoh pemakaian berbagai macam jenis plastik dalam keseharian adalah sebagai kemasan makanan dan minuman.

Kemasan plastik mendominasi jenis kemasan dan bersaing dengan kemasan kaleng dan gelas.

Oleh karena banyak dipakai dalam keseharian manusia, maka masalah baru timbul, yaitu masalah sampah yang dihasilkan dari plastik ini.

Salah satu solusi menangani sampah adalah dengan metode daur ulang (recycle). Beberapa jenis plastik bisa didaur ulang.

Untuk mempermudah proses daur ulang plastik, telah diatur dan disepakati bersama pemberian  kode plastik secara internasional. Biasanya logo yang memuat kode plastik tersebut dicetak pada benda plastik.

Sekarang kita akan mengenal jenis-jenis plastik, sifat plastik, beserta gambar/logo kode plastik.


Sumber semua gambar pada artikel ini terdapat di bawah artikel ini, sumber tulisan blog ini juga terdapat di bagian bawah artikel.


jenis plastik yang diketahui dari simbol kodenya
Sumber Gambar: Lihat di bawah artikel 


Jenis Plastik dan Simbolnya


1. PETE/PET (Polyethylene Terephthalate)


kode dan contoh plastik PET / PETE



Sifat plastik :

- sekali pakai
- tidak tahan panas (titik leleh 80/85 derajat celcius)
- tembus cahaya
- transparan
- Botol PET akan bertahan selama 300 sampai 500 tahun jika disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung.

Contoh :

- Botol plastik untuk minyak goreng.
- Pembungkus minuman bersoda.
- Botol jus buah.
- Botol kecap atau sambat.


Penggunaan plastik PET:

Penggunaan plastik ini tidak untuk kemasan yang berisi air panas.

Disarankan untuk penggunaan satu kali pakai. Jika terlalu sering dipakai apalagi jika digunakan untuk menyimpan air panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol plastik meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik dalam jangka panjang.


Contoh penanganan sampah bekas dari botol PET

Salah satu ide kreatif bagi penangan sampah plastik ini adalah dengan cara mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna atau yang bisa digunakan untuk kepentingan manusia umumnya, misalnya adalah dengan Ecobrick.

Apa itu ecobrick, benda apa saja yang bisa dibuat atau dikreasikan, di mana saja terdapat komunitas ecobrick, dan informasi lainnya tentang ecobrick, silakan lihat di situs Ecobricks.


2. HDPE (High Density Polyethylene)


jenis simbol plastik HDPE



Sifat:


- Sekali pakai

- Semifleksibel namun keras.

- Dapat ditembus oleh gas.

- Permukaan buram (berlilin)

- Mudah diwarnai, diproses, dan dibentuk.

- Melunak pada suhu 75 derajat celcius, namun lebih tahan terhadap suhu tinggi.



Contoh plastik:


- Botol susu

- Botol jus yang berwarna putih

- Kemasan mentega

- Kantong belanja

- wadah es krim

- tutup plastik

- galon air minum


Penggunaan plastik:

Disarankan hanya untuk satu kali penggunaan.

Plastik HDPE termasuk bahan plastik yang aman digunakan karena ia mempunyai kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara plastik dan makanan/minuman.


Contoh penanganan sampah plastik HDPE:

Plastik HDPE dapat didaur ulang kembali menjadi pot, pipa, ember, dan lainnya.



3. PVC (Polyvynil Chloride)


jenis plastik PVC dan contohnya



Sifat:


- Sulit di daur ulang.

- Lebih tahan terhadap senyawa kimia.

- Tangguh dan kuat.

- Mudah dicampur.

- Mengandung senyawa DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan, dapat mengakibatkan penyakit ginjal dan hati.



Contoh Plastik:


- Botol deterjen

- Botol shampo

- Pipa saluran / pipa air



Penggunaan plastik:

Sebaiknya plastik ini tidak untuk mewadahi pangan yang mengandung minyak atau lemak, dan makanan yang dalam kondisi panas.



4. LDPE (Low Density Polietilen)


sifat plastik LDPE dan contohnya



Sifat Plastik LDPE:


- Mudah diproses

- fleksibel

- mudah disegel

- tahan lembab

- kedap air

- tidak jernih namun tembus cahaya

- melunak pada suhu 70 derajat celcius.



Contoh plastik LDPE:


- Kantong makanan beku

- bungkus plastik/trashbag

- kemasan madu

- wadah yoghurt

- kantong kresek

- kantong plastik tipis



Penggunaan plastik LDPE:


Kantong kresek ini bisa digunakan sebagai wadah makanan, namun sebaiknya tidak digunakan dengan kondisi kontak langsung dengan makanan.

Plastik ini tahan lama sehingga cocok untuk tas belanja ke pasar.



5. PP (Polypropylene)


jenis kode plastik PP dan contohnya



Sifat plastik berbahan PP:


- Kuat dan tangguh

- tahan panas

- tahan lembab

- transparan namun tidak jernih

- tahan terhadap bahan kimia

- melunak pada suhu 140 derajat celcius.



Contoh plastik PP:


- Peralatan dapur

- wadah yoghurt

- piring dan mangkok sekali pakai

- sedotan

- tempat minum (tupperware)



Penggunaan plastik PP:

- baik untuk kemasan pangan.



6. PS (Polystyrene)



nomor Simbol plastik PS dan contohnya



Sifat PS:


- Mudah dibentuk

- sulit didaur ulang

- Mudah diproses

- Ada dua macam PS, yaitu yang lunak berbentuk foam dan yang kaku.

- Yang kaku: jernih seperti kaca, mudah terpengaruh lemak

- Yang lunak: seperti busa, berwarna putih, mudah terpengaruh lemak, dapat melepaskan styrene jika kontak dengan bahan pangan.



Contoh plastik PS:


- Karton telur

- Stirofom (styrofoam)

- mangkuk sekali pakai



Penggunaan plastik PS:


- Kemasan styrofoam sebaiknya tidak digunakan dalam microwave.

- Kemasan styrofoam yang rusak sebaiknya tidak digunakan untuk mewadahi makanan berlemak terutama dalam keadaan panas.



7. Polikarbonat/ABS atau plastik lainnya selain nomor 1 sampai 6.


simbol plastik kode nomor 7 dan contohnya



Contohnya: SAN (styrene acrylonitrile), ABS (Acrylonitrile butadiene styrene), PC (polycarbonate), nylon.


Sifatnya tergantung dari jenis polimernya.



Contoh plastik ini:


- Botol minuman/galon air

- Botol susu bayi

- Barang elektronik

- suku cadang kendaraan bermotor

- alat rumah tangga



Penggunaan :


- Untuk mensterilkan botol susu, sebaiknya direndam saja dalam air mendidih dan tidak direbus.

- Botol yang sudah retak sebaiknya tidak digunakan lagi.

- Pilih galon air minum yang jernih, hindari yang berwarna tua atau hijau.

- Jika wadah botol berbahan polycarbonate, jangan menyimpan air/makan dalam keadaan panas.



Pemilihan plastik sebagai kemasan pangan


Mengapa kita harus memilih plastik dari jenis yang tepat untuk kemasan makanan dan minuman? Oleh karena  setiap jenis makanan atau minuman memiliki sifat tertentu, ia harus dikemas oleh jenis plastik tertentu. Salah dalam mengemas dengan menggunakan plastik tertentu, maka akan dapat mengakibatkan kerusakan bahan makanan atau minuman.

Kita dapat melihat food grade kode yang tertera di wadah plastik tersebut, misalnya:

1. Simbol food grade, yaitu bergambar gelas dan garpu, artinya wadah tersebut aman digunakan untuk makanan dan  minuman.

2. Simbol non-food grade, yaitu gambar gelas dan garpu dicoret, artinya plastik kemasan tersebut tidak dibuat untuk makanan karena kandungan plastik tersebut dapat membahayakan kesehatan tubuh.

3. Simbol microwave save, gambarnya garis bergelombang, artinya plastik ini aman digunakan sebagai wadah penghangat makanan di dalam microwave. Ia tahan terhadap suhu tinggi.

4. Simbol non-microwave, gambarnya garis bergelombang dicoret, artinya plastik ini tidak boleh digunakan sebagai wadah penghangat makanan di dalam microwave.

5. Simbol Oven Save, gambarnya oven (dua garis horizontal), artinya aman digunakan sebagai wadah penghangat makanan di dalam oven. Ia tahan terhadap suhu tinggi.

6. Simbol non Oven save , gambarnya dua garis horizontal dicoret, artinya tidak bisa digunakan untuk wadah penghangat makanan di oven.

7. Simbol grill save, gambarnya adalah pemanggang atau tiga segitiga terbalik, artinya wadah aman untuk pemanggangan.

8. Simbol non-grill save, gambarnya pemanggang dicoret, artinya tidak aman untuk pemanggangan.

9. Simbol Freezer save, gambar bunga salju, artinya wadah aman digunakan untuk menyimpan makanan atau minuman dengan suhu rendah atau beku.

10. Simbol non-freezer save, artinya plastik tidak aman digunakan untuk wadah penyimpanan dalam lemari es.

11. Simbol Cut save, gambar pisau, artinya wadah aman digunakan sebagai alas saat memotong bahan makanan.

12. Simbol dishwasher save, gambarnya gelas terbalik, artinya plastik aman untuk dicuci dalam mesin pencuci.

13. Simbol non-dishwasher save, gambarnya gelas dicoret, artinya gelas harus dicuci manual, tidak dalam mesin pencuci.


Cara manual untuk mengenal jenis plastik


1. Periksa simbol atau logo atau nomor kode daur ulang di bagian bawah botol/wadah plastik atau pada label kemasan.

2. Periksa tingkat kekerasan plastik, contohnya PP ditekan akan balik kebentuk semula, HDPE ditekan tidak balik lagi kebentuk semula.

3. Periksa permukaan plastik, contohnya PC, PET, dan PVC mengkilat; HDPE dan LDPE tidak mengkilat.

4. Pengetesan dengan dibakar: HDPE dan LDPE akan berbau wax; PC berbau phenol, PVC berbau klorin; PET berbau buah.





Sumber Tulisan Jenis dan Kode Plastik beserta Contohnya


1. e-book

Ecobrick: Solusi cerdas dan kreatif untuk mengatasi sampah plastik
Sekartaji Suminto
Program Studi Desain Produk, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Productum: Jurnal Desain Produk Vol 3 No 1 Edisi Januari-Juni 2017 halaman 26-34

2. e-book

Plastik sebagai kemasan makanan dan minuman
DGD. Dharma Shanti
Bagian Patologi klinik PSPD FK UNUD
https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_1_dir/b08f2213f6fac505e71538badabaaf19.pdf 


Sumber gambar kode plastik dan contohnya


e-book

Pemilihan kemasan dan peralatan berbahan plastik yang aman bagi kesehatan
Siti Marwati, M.Si
Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY
Disampaikan pada acara pertemuan rutin Dharma Wanita KTUP UNY, 7 Mei 2010
http://staffnew.uny.ac.id/upload/132318568/pengabdian/c3.pdf



0 comments:

Post a Comment